Terapkan Gaya Hidup Sehat Dengan Bersepeda

Lesinfosdumali – Setiap 3 Juni diperingati sebagai Hari Sepeda Sedunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan tanggal 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia 2018 pada Sidang Umum PBB ke-72 di New York, AS. Hari Sepeda Sedunia bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat. Sepeda telah digunakan selama lebih dari dua abad sebagai alat transportasi yang sederhana, terjangkau, bersih, sehat dan ramah lingkungan.

PBB menyerukan kepada negara-negara untuk meningkatkan fasilitas bersepeda guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan fisik banyak orang. Ada banyak alasan mengapa bersepeda merupakan gaya hidup sehat. Berikut lima alasan mengapa bersepeda merupakan gaya hidup sehat.

1. Mengurangi risiko penyakit kronis

Bersepeda mengaktifkan otot-otot tubuh. WHO menyatakan bahwa bersepeda secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, diabetes. Bersepeda juga mengurangi risiko kematian.

2. Meningkatkan kesehatan tulang

Bersepeda meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan koordinasi tulang. Bersepeda juga dapat mencegah tekanan dan ketegangan otot.

3. Pengendalian berat badan dan pencegahan obesitas

Bersepeda merupakan olahraga yang baik untuk mengontrol dan menurunkan berat badan. Bersepeda bisa membakar lemak secara efisien. Bersepeda juga dapat mencegah obesitas, yang merupakan sumber berbagai penyakit kronis.

4. Lebih dekat dengan alam

Bersepeda membuat seseorang lebih dekat dengan alam. Di saat yang sama, orang yang bersepeda bisa menikmati keindahan alam di sekitarnya. Berkat keindahan alam, seseorang memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

5. Pengalaman unik

Bersepeda dikatakan memberikan pengalaman berkendara dan situs yang unik. Pengalaman unik ini bisa menyenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan mental. Selain itu jika Anda mempunyai komunitas, harus bikin jersey sepeda agar terasa kebersamaannya.

Pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan. Bersepeda merupakan kesempatan untuk berolahraga yang menjadi trend baru di masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Selain praktis dan mudah, bersepeda juga dipilih karena masyarakat tetap bisa tampil trendy dalam berolahraga. Semakin banyaknya masyarakat yang memilih olahraga bersepeda, tentunya membuka peluang bagi produsen sepeda untuk mengembangkan sepeda yang tidak hanya nyaman bagi masyarakat, tetapi juga dari segi minat dan kesukaan masyarakat.

“Sepeda bukan hanya sekedar olah raga dan alat transportasi saat ini. Sepeda kini telah menjadi gaya hidup dan identitas pemakainya. Oleh karena itu, berbagai produsen sepeda kini berupaya memberikan pilihan sepeda yang berbeda sesuai dengan sifat pemiliknya,” kata Julius Agus Salim, eksekutif, CEO Famindo Roda Gemilang (Jerman), kepada wartawan, Sabtu (18/12/2020).

Menurut Agus, salah satu hal positif yang bisa didapat dari tren bersepeda ini adalah masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya menjaga pola hidup sehat. Dari sisi bisnis, Agus juga menuturkan, pihaknya sudah mengetahui hal tersebut sejak awal tren bersepeda di awal tahun. Oleh karena itu, FRG saat ini bekerja sama dengan brand sepeda ternama asal Italia Basso menghadirkan sepeda yang nantinya bisa melayani masyarakat. “Filosofi sepeda Basso bukan hanya sepeda, tapi juga karya seni. Melalui Basso, kami ingin memberikan pilihan sepeda kepada masyarakat yang sesuai dengan karakter pemiliknya,” kata Agus. Agus menambahkan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan agar sepeda Basso tersedia di Indonesia.

Dia mengaku persiapan pengadaan mesin sepeda dan kerja sama dengan Basso Italia terus dilakukan. “Rencananya Maret 2021. Penyusunan sumber daya itu dilakukan bekerja sama dengan beberapa politeknik. Kami berharap rencana ini bisa dilaksanakan tahun depan,” ujarnya. Juga akan ada beberapa acara untuk diikuti para penggemar bersepeda. Salah satu event yang akan berlangsung adalah Tour De Belitung.